Foto Ular Terbesar di Dunia

Ular, hewan yang satu ini selalu menjadi pembahasan yang menarik, terutama jika ular itu bertubuh sangat besar/raksasa. Beberapa daerah memiliki legenda mengenai ular ular raksasa, dan di asia, ular raksasa biasanya dikaitkan dengan mitos ular naga. 


Postingan kali ini membahas Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia Yang paling populer, meskipun satu atau dua berita disini belum terkonfirmasi kebenarannya. Yang pasti, jika ingin membahas Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia maka kita tidak terlepas pada jenis Ular Boa, Ular Phyton dan Anaconda. 

Berikut ini Photo Ular Terbesar di Dunia:



Anaconda

http://www.didunia.net/
Photo Ular Terbesar di Dunia
Nama lain untuk anaconda adalah boa air, nama untuk seekor ular yang hampir selalu ditemukan di dekat air. Mereka hidup di Amazon dan cekungan Orinoco Amerika Selatan tropis, dan habitatnya membentang dari Andes, menuju timur ke Trinidad dan juga ke sisi Karibia Amerika Tengah.binatang ini bergerak di air jauh lebih mudah daripada di darat. Seperti buaya, anaconda memiliki lubang hidung tinggi pada moncongnya sehingga dapat berenang dengan kepala di atas air untuk bernapas. 

Matanya juga tinggi di atas kepalanya sehingga dapat mengamati mangsanya. Ular ini biasanya berdiam di di tepi perairan, menunggu mangsanya. Ketika rusa, burung, atau mangsa lain datang ke air untuk minum, anaconda cepat menyerang, menyeret korbannya ke dalam air untuk menenggelamkannya. Kemudian menelan seluruh tubuh mangsanya. Anaconda tidak berbisa. Sebuah makanan yang baik, dapat membuat anaconda bertahan selama beberapa minggu, di mana biasanya dia akan berada di dalam air, mencerna makanannya.

Gbr. Anaconda Hijau



Spesies hijau lebih besar dari spsies kuning tutul gelap dan spesies Bolivia. Kebanyakan memiliki bobot hingga beberapa ratus pound (100 kg) namun bisa mencapai bobot sebesar 550 lbs (250 kg) bahkan mungkin sampai 1000 lbs (454 kg). Mereka bisa mencapai panjang 36 ft (11 m) dan beberapa klaim jauh lebih besar. Betina umumnya lebih besar daripada laki-laki. 

Alasan mengapa belum dapat dijelaskan seberapa besar maksimal ukuran anaconda adalah karena anaconda yang lebih besar lagi mungkin ada dan tinggal jauh di hutan Amerika Selatan di mana tempat itu adalah tempat yang sangat sulit untuk mencari ular (bahkan untuk bintang film seperti Ice Cube dan Jennifer Lopez). Selain itu air keruh dan kamuflase alami yang baik membuat pengamatan jadi lebih sulit. 

Tapi seperti yang Anda lihat dengan di beberapa foto, ketika ular besar teramati oleh manusia atau kadang-kadang tertangkap, terutama jika mereka telah overeaten dan tidak bisa bergerak dengan sangat mudah, yang memberikan mereka lebih banyak alasan untuk tinggal jauh di dalam hutan.

Dibawah ini adalah fhoto-fhoto Anaconda hijau yang menyerang dua meter Caiman, di rawa-rawa hutan dimana kedua spesies hidup, dekat kota Los Llanos, Venezuela. Caiman yang adalah kerabat buaya dan aligator ini tidak curiga didekati dari bawah oleh ular anaconda raksasa, yang langsung melilitkan tubuh kuatnya itu disekitar reptil dan perlahan-lahan meremasnya sampai mati. 


Meremas mangsanya adalah metode yang disukai dari anaconda - kerabat dekat dari ular boa - untuk berburu, karena memiliki tidak memiliki bisa.Setelah menundukkan korbannya, ular ini kemudian menjalani proses panjang mengkonsumsi caiman besar. 

Dengan rahang elastik yang dimiliki memungkinkannya untuk membuka mulutnya hampir vertikal. Ular memiliki kemampuan untuk menelan hewan yang jauh lebih besar dari kepalanya, namun butuh waktu lama untuk menelan caiman tersebut.

Anaconda Raksasa di Sungai Abuna
http://www.didunia.net/
Diatas adalah foto anaconda yang disebarluaskan oleh surat kabar lokal A Provincia do ParĂ¡. Ular ini diduga panjangnya mencapai 45 kaki, dan ditemukan pada Abuna Rio (Negara bagian Acre, Brazil) Pada tahun 1906, dua puluh tahun sebelum penjelajah Kolonel Percy Fawcett Harrison menghilang tanpa jejak di Amazon, ia dikirim oleh Geographic Society Kerajaan untuk melakukan survei menyeluruh dari Abuna Rio dan Sungai Acre.

Fawcett bertemu dengan ular raksasa pada tahun 1907 saat dia menyusuri sepanjang Rio Negro dengan kru Indiannya. Fawcett melaporkan bahwa kepala segitiga besar muncul di haluan perahu, dan ketika ia menembak makhluk itu, ular itu meronta-ronta menimbulkan gelombang air di sekitar perahu. Dengan susah payah Fawcett meyakinkan krunya untuk mendekati tempat ular besar berbaring. 

Orang-orang Indian takut bahwa reptil terluka akan menyerang perahu atau pasangannya, seperti yang sering terjadi, akan datang untuk melakukan pembalasan. Fawcett kemudian melangkah ke tepi dan hati-hati mendekati ular. Menurut Fawcett, ular itu panjangnya 43 kaki yang keluar dari air dan 17 kaki yang berada di dalam air, jadi total sekitar 60 kaki.

Ular Raksasa Afrika
Foto di atas diambil pada tahun 1959 oleh pilot helikopter Belgia, Kolonel Van Remy Lierde, saat berpatroli di congo. Ia melihat Ular yang panjangnya sekitar 40 sampai 50 kaki, berwarna coklat tua / hijau dengan perut putih.ular memiliki rahang berbentuk segitiga dan kepala sekitar 3 x 2 ft. Para ahli telah menganalisis foto dan memverifikasi foto ini otentik. Mereka juga telah memverifikasi ukuran makhluk itu dengan mencocokkan fitur tanah tempat ular berada. Saat helikopter terbang rendah, ular tersebut bangkit 10 kaki dan tampak seolah-olah akan menyerang helikopter yang terbang.

Ular Raksasa Asia
Menurut legenda, Nabau merupakan ular mengerikan yang panjangnya lebih dari 100ft dan dengan kepala naga dan tujuh lubang hidung. Tapi sekarang warga setempat yang hidup di sepanjang sungai Baleh di Kalimantan percaya bahwa makhluk mitos itu telah kembali setelah foto yang memperlihatkan ular raksasa yang sedang berenang di sungai ini muncul.

Foto ini diambil oleh anggota tim pemantauan wilayah bencana banjir dengan helikopter, dan telah memicu perdebatan yang panjang tentang apakah foto ini asli atau hanya rekayasa. Bahkan Koran New Straits Times Kuala Lumpur telah meminta pembaca untuk membuat keputusan sendiri tentang foto ini.

Ular Phyton Guihua di Sumatera
http://www.didunia.net/
Dan ular phyton yang di tangkap di sumatera bagian barat, yang kemudian diberi nama Guihua ini diberitakan menjadi ular terbesar yang pernah tercatat oleh manusia. Ular ini memiliki panjang 14,86 meter dan berat 447 kilogram. Ular ini dikabarkan dapat menelan manusia hanya dalam waktu yang singkat.

Phyton Filipina
Ular raksasa sering menyerang orang dalam cerita fiksi ilmiah, namun serangan tersebut tidak hanya dalam fiksi. Setelah melakukan penelitian yang ekstensive dan lama di hutan hujan filipina dengan suku Agta, Thomas Headland telah menemukan bahwa seperempat dari populasi suku agta pernah diserang oleh ular python besar yang banyak terdapat disana.

Ular Boa China
Sebuah foto yang dimaksudkan untuk menunjukkan seekor ular dengan panjang 55ft yang ditemukan di sebuah hutan di Cina telah menggemparkan internet pada waktu itu. Foto ini pada awalnya diposting di thread situs People’s Daily, koran resmi Partai Komunis Cina. 

Postingan berita itu mengklaim ular itu salah satu dari dua Boa besar ditemukan oleh pekerja yang membabat hutan untuk membangun jalan baru di luar kota Guping, provinsi Jiangxi. Mereka rupanya membangunkan tidur ular ular tersebut selama upaya melibas gundukan besar..

Pada penggalian ketiga, operator menemukan ada darah di antara tanah, dan dengan menggali lebih lanjut, ular yang sekarat muncul. Pada saat yang sama, seekor ular boa raksasa lain berwarna emas muncul dengan mulut terbuka lebar. Sopir lumpuh ketakutan, sementara pekerja lain melarikan diri. pada saat para pekerja kembali, boa yang terluka telah tewas, sedangkan ular boa lainnya telah menghilang. Operator buldoser begitu lemahnya sampai ia bahkan tidak bisa berdiri. 

Posting tersebut mengklaim bahwa driver penggali begitu trauma hingga ia mengalami serangan jantung dalam perjalanan ke rumah sakit dan kemudian meninggal. Ular boa yang mati panjangnya mencapai 55ft (16.7M), dan berat 300kg serta diperkirakan berusia 140 tahun. Namun, pejabat pemerintah lokal di Guiping mengatakan cerita dan foto ini hampir pasti hoax karena boa raksasa bukan hewan asli daerah itu.

Ular Phyton Australia
Foto diatas adalah foto asli dan bukan rekayasa dari seekor ular Phyton olive yang berusaha mengangkat bangkai wallaroo (kerabat kangguru namun lebih kecil, dan lebih besar dari wallaby). Foto ini diambil di kawasan Kimberley Australia Barat. perhatikan betapa panjang tubuh ular ini sehingga tidak termuat seluruhnya pada frame. Ular ini bisa begitu besar diperkirakan karena berkamuflase dengan baik, dengan tebing tebing lingkungannya.


Misteri Ular Yacumama
http://www.didunia.net/
Sebenarnya masih ada satu lagi yang paling raksasa diantara ular ular diatas, yaitu yang diberitakan di hutan Amazon bagian Peru, namun sayangnya tidak ada satu orangpun yg pernah memfoto anaconda raksasa yang penduduk lokal menyebutnya dengan sebutan Yacumama (Ibu Air) yang dikatakan dapat membuat tanah bergetar ketika dia bergerak. yang ada hanyalah foto foto bekas bekas yang di klaim sebagai bekas pergerakan ular raksasa tersebut.

Nah, itulah Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia semoga menambah wawasan anda tentang artikel Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia

Danau Paling Mematikan Dan Berbahaya di Dunia

Jangan coba-coba mengunjungi, atau bahkan berenang di danau ini. Pasalnya, danau-danau berikut ini merupakan danau yang memiliki kandungan berbahaya yang dapat mematikan! Simak ulasannya berikut ini


Danau Karachay, Rusia
http://www.didunia.net/

Berwisata di tepi danau indah di tengah Rusia dengan harga murah, siapa yang tidak mau? Tapi konsekuensinya, selepas berwisata kemungkinan besar Anda akan terserang penyakit yang cukup parah.

Jika Anda mencari wisata danau yang murah, sebuah vila di tepi Danau Karachay, Rusia, adalah pilihan tepat. Namun hati-hati, karena area sekitar danau ini mengandung radiasi tinggi. Pada 1990, berdiri di tepi danau ini selama satu jam saja dapat membunuh Anda.

Danau ini berada di sebelah barat daya Rusia, dekat perbatasan Kazakhstan. Danau ini berada di lokasi Mayak Production Association, salah satu pabrik nuklir terbesar di Rusia.

Mayak adalah salah satu pabrik nuklir paling penting di Rusia, dan awalnya area ini dilarang dimasuki orang asing selama 45 tahun. Namun pada 1992, area ini dibuka untuk umum dan para ilmuwan yang menelitinya mengatakan bahwa ini adalah area paling tercemar di Bumi.

selama 45 tahun tertutup oleh umum, para teknisi nuklir di Mayak membuang kebocoran nuklir dan limbah radioaktifnya ke sungai dan danau di sektiar situ. Limbah-limbah ini tak dapat larut dalam air, dan bertahan di sana selama puluhan tahun.

Kini, Danau Karachay mulai mengering dan memperlihatkan ampas radioaktif di dasarnya. Tingkat bahayanya masih belum diketahui, meski diyakini masih belum cukup aman untuk wisatawan berlama-lama di sini. Sayang sekali, padahal pemandangan sekitar danau ini sangat indah dengan pegunungan-pegunungan yang tertutup salju.


Danau Rakshastal, Tibet
Danau Rakshastal adalah sebuah danau air asin yang berada di Tibet. Letaknya dekat dengan Danau Manasaroval, salah satu danau yang juga populer di negara tersebut. Danau ini diyakini mengandung racun yang mematikan.

Dari namanya saja, danau ini berarti "danau para iblis". Menurut legenda setempat, danau ini diyakini dihuni oleh iblis berkepala sepuluh dalam mitologi Hindu, Ravana. Di dalam danau ini tidak hidup tanaman air ataupun ikan, membuatnya semakin diyakini beracun.

Danau Manasarovar yang berada di sebelah danau ini terlihat sangat kontras dengan Danau Rakshastal. Danau Manasarovar berair sangat jernih dan cantik.

Kedua danau yang berdampingan ini adalah salah satu tempat wisata terkenal di China dan Tibet. Area sekitarnya dikelilingi padang rumput, jalanan bebatuan putih serta perbukitan.


Boiling Lake, Dominika
Danau Boiling Lake, terletak di Taman Nasional Morne Trois Pitons, Dominika. Danau ini diisi dengan gelembung air biru keabu-abuan yang biasanya diselimuti awan uap, membuatnya terlihat seperti danau mendidih.

Suhu danau ini berkisar 82-91,5 derajat celcius di sepanjang tepinya. Diperkirakan suhu tengah danau mencapai 100 derajat celcius atau titik didih. Kedalaman danau diprediksi mencapai 59 meter. Sangat berbahaya untuk menyelam danau ini, karena Anda bisa mati terebus.

Tidak ada jalan langsung menuju ke danau. Danau ini berjarak sekitar 13 kilometer kenaikan ke danau dari jalan terdekat, melewati mata air belerang, di atas gunung dan melalui ngarai sepanjang jalan.

Danau ini adalah mata air panas terbesar kedua di dunia. Yang terbesar adalah Danau Wajan, terletak di Lembah Waimangu dekat Rotorua, Selandia Baru.


Danau Kivu, Rwanda
Danau Kivu terletak di perbatasan antara Republik Demokratik Kongo dengan Rwanda, di Afrika Tengah. Danau Kivu bermuara ke Sungai Ruzizi, yang ke selatan mengalir ke Danau Tanganyika.

Danau ini memiliki luas 2700 kilometer persegi dan berada di ketinggian 11.460 meter diatas permukaan laut. Kedalamannya sendiri mencapai 480 meter, menjadikannya danau terdalam ke-18 di dunia.

Danau Kivu sebenarnya adalah kumpulan dari danau-danau air tawar kecil. Beberapa diantara danau kecil ini adalah danau yang dapat meledak, karena fenomena geologi. Permukaan danau ini juga mematikan, karena ada kandungan gas berbahaya, yaitu karbon dioksida yang diproduksi oleh bakteri yang ada di dasar danau.

Bila aktivitas volkano bereaksi dengan gas-gas berbahaya yang ada di danau ini, bisa terjadi sebuah bencana ledakan yang dapat membahayakan orang yang berada di sekitar danau. Di sekitar danau ini sendiri hidup setidaknya dua juta penduduk.


Danau Nyos, Kamerun
http://www.didunia.net/
Danau Nyos adalah sebuah danau kawah gunung api di Kamerun, Afrika Barat. Danau ini merupakan danau dalam yang berada di dekat gunung api yang telah tidak aktif, meski begitu bukan berarti danau ini tidak menyimpan bahaya yang tersembunyi.

Di dalam Danau Nyos terdapat kantung magma, yang melepaskan gas karbondioksida berbahaya ke air, mengubahnya menjadi karbon asam. Danau ini jadi mudah meledak karena adanya zat tersebut.

Pada 1986, Danau Nyos melepaskan awan raksasa karbondioksida, yang mengakibatkan sufokasi (kekurangan oksigen) sampai 1.800 orang tewas di desa sekitarnya. Meski danau ini berbahaya, area di sekitarnya kini tetap dihuni banyak penduduk. Alasan mereka kembali ke dekat danau karena tanahnya yang sangat subur, akibat berada dekat bekas gunung berapi.


Danau Horseshoe, California
Danau Horseshoe berada di dalam Taman Nasional Lassen Volcanic, California, Amerika Serikat. Danau ini berada di ketinggian 1.996 meter. Meski nampak indah, Danau Horseshoe diam-diam berbahaya.

Sama seperti Danau Nyos di Kamerun, air di permukaan danau mengandung zat karbondioksida yang cukup tinggi. Tak percaya? Coba saja gali sebuah lubang di dekat danau dan hidupkan obor dalam lubang tersebut. Obor api niscaya akan langsung mati seketika.

Pemandangan danau ini memang cantik, namun tepat di tepian danau, pohon-pohon tumbuh kering dan kerontang. Pohon-pohon ini nyaris mati karena terlalu banyak menghisap zat karbondioksida.

Pada 2006, Danau Horseshoe merenggut nyawa. Tiga orang wisatawan yang tengah kemping di sebuah goa tak jauh dari danau ini mati keracunan karbondioksida.


Danau Yellowstone, Amerika Serikat
Danau satu ini mematikan bagaikan bom waktu. Saat ini masih bisa dinikmati wisatawan, namun bila nanti tiba waktunya, bisa membuat bencana besar.

Danau Yellowstone terletak di Taman Nasional Yellowstone, taman nasional tertua di Amerika Serikat. Taman nasional ini sendiri terkenal akan geyser dan sumber air panasnya, serta menjadi tempat banyak wisatawan mancanegara datang untuk menyaksikan kehidupan margasatwa dan keindahan alamnya.

Pada 1979, Taman Nasional Yellowstone diterima sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Namun, keindahan Danau Yellowstone yang berada di taman nasional ini ternyata berbahaya. Danau ini berada di area vulkanis aktif, dan di dasar danau ini para ilmuwan menemukan kubah api yang aktif.

Kubah ini pernah meledak ribuan tahun lalu, namun karena belum banyak penduduk, maka belum terasa dampak buruknya. Kabarnya, kubah dalam danau ini sangat sensitif. Gempa sedikit saja dapat memicunya untuk meledak dan mencelakakan orang-orang sekitar danau.


Danau Mono, California
http://www.didunia.net/
Danau Mono adalah sebuah danau garam di California, yang terbentuk ratusan ribu tahun lalu. Dulunya, danau ini adalah sehat dan aman. Hingga pada 1941-1990, Kota Los Angeles mengambil banyak air dari danau ini untuk memenuhi kebutuhan kotanya. Hasilnya, kandungan air danau menurun sedangkan kandungan garamnya meningkat.

Kandungan garam ini tercampur zat karbonat, klorida, dan sulfat, yang menjadikannya beracun. Kini, tak ada lagi ikan-ikan yang hidup di danau ini. Yang ada hanyalah udang kecil dan lalat garam. Bila ke danau ini, Anda akan melihat begitu banyak burung berterbangan, memakan udang-udang kecil yang ada di Danau Mono.

Meski ada udang dan air danau ini dangkal, jangan coba-coba masuk. Kandungan garamnya sangat beracun, dan menurut para ahli, butuh waktu sekira 20 tahun atau bahkan lebih untuk membuat danau ini kembali sehat dan normal.

Statistik