KONEKSI ANTAR MATERI MODUL 3.1

                 3.1.a.9. KONEKSI ANTAR MATERI 

                PENGAMBILAN KEPUTUSAN SEBAGAI PEMIMPIN PEMBELAJARAN

                                                Oleh  : Annisa Kurniawati_CGP 4 Kota Semarang

1. Pengaruh Filosofi Pratap Triloka Dalam Pengambilan Keputusan Sebagai Pemimpin                      Pembelajaran

Filosofi Pratap Triloka ini dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara, yang terdiri dari tiga semboyan yaitu “Ing Ngarso sung Tuladha (di depan jadi teladan), Ing Madya Mangun Karso (di tengah membangun keinginan/semangat, Tut Wuri Handayani (di belakang memberi dorongan). Jika kita pahami,ketiga nilai tersebut berpengaruh pada pengambilan keputusan bagi guru sebagai pemimpin pembelajaran. Ing ngarso sung Tuladha memberikan pengaruh bagi guru agar selalu menjadi contoh/teladan sebagai garda terdepan dalam proses pembelajaran.  Ing Madyo Mangun Karso bermakna bahwa guru sebagai pemimpin pembelajaran hendaknya selalu membangun motivasi terhadap diri sendiri maupun orang lain dalam hal ini peserta didik. Sedangkan Tut Wuri Handayani bermakna bahwa guru harus selalu memberikan dukungan atau dorongan kepada peserta didik dalam melakukan kegiatan pembelajaran.  Sebagai guru, kita harus menyadari bahwa setiap peserta didik membawa kodratnya masing-masing. Kita hanya perlu menggali dan menuntun segala potensi yang ada pada peserta didik, mengarahkan dan memberi dorongan supaya peserta didik dapat berproses dan berkembang sesuai kodratnya.Dalam proses menuntun, peserta didik diberikan kebebasan, dalam hal ini guru sebagai pamong memberikan tuntunan dan arahan agar peserta didik tidak kehilangan arah, selain itu peserta didik akan menemukan kemerdekaannya dalam belajar sehingga dapat berdampak pada pengambilan keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. Dalam hal tersebut, maka guru harus mampu mengambil keputusan yang bijaksana yang tentunya berpihak pada murid. Guru sebagai pemimpin pembelajaran sudah sepatutnya menerapkan pengambilan keputusan yang berpihak pada murid, dengan menerapkan 4 paradigma pengambilan keputusan, 3 prinsip penyelesaian dilema, dan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan.

2. Pengaruh Nilai – Nilai Yang Tertanam Pada Diri Kita Dalam Pengambilan Keputusan

Nilai – nilai dalam diri seorang pendidik yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan adalah nilai kebaikan, kejujuran, tanggung jawab, disiplin, toleransi, inovatif, kerjasama dan nilai – nilai positif yang lain. Nilai – nilai yang tertanam tersebut akan mempengaruhi pada prinsip – prinsip yang akan kita ambil dalam pengujian dan pengambilan keputusan. Ada tiga prinsip terkait dengan proses pengambilan keputusan yaitu : Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends – Based Thinking), Berpikir Berbasis Peraturan (Rule – Based Thinking) dan Berpikir Rasa Peduli (Care – Based Thinking). Prinsip – prinsip yang kita ambil dalam pengambilan keputusan tentu saja sangat berkaitan dengan nilai – nilai yang sudah tertanam pada diri kita. Nilai inovatif yang ada dalam diri seorang guru akan menjadi sebuah dasar yang baik untuk menentukan berbagai pilihan dalam pengambilan sebuah keputusan.

Nilai kolaboratif berpengaruh sebagai wadah kerjasama yang akan dilibatkan dalam pengambilan keputusan.

Nilai mandiri akan dijadikan dasar ketika akan mengambil keputusan dengan berbagai pertimbangan yang dilakukan sehingga mampu mengambil keputusan dengan dilema etika yang ada.

3. Keterkaitan Kegiatan terbimbing Dengan Pengambilan Keputusan

Materi teknik coaching yang sudah dipelajari ternyata sangat efektif dan sangat membantu dalam pengambilan keputusan. Karena di dalam teknik coaching dipelajari cara berkomunikasi yang memberdayakan (asertif), teknik mindfullnes, dan coaching model TIRTA. Artinya, dengan kemampuan dalam menerapkan coaching untuk membantu memecahkan permasalahan yang dialami oleh peserta didik atau komunitas praktisi di sekolah merupakan cara dalam pengambilan keputusan ketika dihadapkan pada dilemma etika dan bujukan moral. Selain hal tersebut, dalam pengambilan keputusan juga menerapkan 4 paradigma dan pengambilan keputusan Bersama murid atau komunitas praktisi di sekolah.

4. Pengaruh kemampuan guru dalam mengelola dan menyadari aspek sosial emosionalnya akan      berpengaruh terhadap pengambilan keputusan.

Dasar pengambilan keputusan adalah nilai – nilai yang baik yang tidak bertentangan dengan dilema etika dan bujukan moral. Di dalam proses mengelola aspek sosial dan emosional dalam pengambilan keputusan diperlukan teknik mindfullnes atau kesadaran penuh, focus sepenuhnya dalam masalah yang dialami, dan mampu memahami tujuan pembelajaran sosial emosional. Ketika guru dapat menerapkan teknik mindfullnes yang didalamnya juga terdapat nilai – nilai yang baik maka dalam pengambilan keuptusan tentunya akan berdasarkan nilai – nilai yang dimilikinya

5. Pembahasan Studi Kasus Yang Fokus Pada Masalah Moral atau Etika Kembali Kepada Nilai –    Nilai Yang Dianut Seorang Pendidik

Sebagai seorang pendidik tentunya akan selalu dihadapkan pada situasi dilema etika atau bujukan moral baik di lingkungan sekolah maupun dilingkungan masyarakat. Tetapi moral dan etika adalah satu kesatuan yang merupakan nilai – nilai yang dianut seorang pendidik, dan sebaiknya tetap tertanam sebagai nilai seutuhnya pada pribadi seorang pendidik. Studi kasus yang focus pada moral dan etika merupakan Langkah awal dari seorang pendidik untuk mengenali nilai – nilai dalam diri. Untuk itu, dalam studi kasus pengambilan keputusan, seorang pendidik harus memahami terlebih dahulu perbedaan antara dilema etika dan bujukan moral. Sebagai pemimpin pembelajaran, seorang pendidik harus mampu melihat permasalahan yang dihadapi apakah permasalahan tersebut termasuk dilema etika atau bujukan moral. Dengan nilai - nilai yang dimiliki pendidik baik nilai inovatif, kolaboratif, mandiri, dan reflektif seorang pendidik mampu menuntun muridnya untuk dapat mengenali potensi yang ada dalam dirinya untuk mengambil suatu keputusan terhadap masalah yang dihadapinya.

Nilai - nilai seorang pendidik merupakan landasan pemikiran dalam pengambilan keputusan, maka seorang pendidik akan mengambil keputusan yang bertanggungjawab melalui berbagai pertimbangan dengan cara menentukan paradigma, prinsip resolusi dan pengujian keputusan melalui 9 langkah pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran dengan tepat.

6. Dampak Pengambilan Keputusan Yang Tepat, Pada Terciptanya Lingkungan Yang Positif,            Kondusif,      Aman dan Nyaman.

Agar pengambilan keputusan berdampak pada terciptanya lingkungan yang positif, kondusif, aman dan nyaman, maka yang perlu dilakukan pertama kali adalah mengenali apakah permasalahan atau kasus yang dihadapi merupakan dilema etika ataukah bujukan moral. Setelah mengenali permasalahan tersebut, maka kita sebaiknya menganalisa pengambilan keputusan melalui 4 paradigma, 3 prinsip resolusi dan pengujian kepuasan melalui 9 langkah pengambilan keputusan yang dapat dipertanggungjawabkan dan berdampak positif serta membawa kebaikan bagi semua orang.

7. Kesulitan – Kesulitan Di Lingkungan Sekolah Saya Yang Sulit Dilaksanakan Untuk                        menjalankan Pengambilan Keputusan Terhadap Kasus – kasus Dilema Etika. Dan                          Keterkaitan Pada Masalah Perubahan Paradigma Di Lingkungan Sekolah Saya.

a. Kurangnya pemahaman tentang permasalahan yang dihadapi 

b. Adanya ketidakselarasan pemikiran dalam menyelesaikan suatu permasalahan yang termasuk                  dalam dilema etika sehingga sulit untuk memperoleh kesepakatan

c. Terdapat nilai – nilai yang dijunjung tinggi misalnya nilai tanggung jawab, kebenaran, keadilan dan        lain – lain yang ternyata bertentangan dengan paradigma yang terjadi dalam pengambilan keputusan.

d. Belum adanya sosialisasi dan komunikasi secara persuasif dan terus-menerus agar lingkungan yang        masih menggunakan paradigma lama akan memiliki pemahaman baru dan mampu beradaptasi                dengan  adanya perubahan. Pengambilan keputusan atas adanya perubahan maka perlu dilakukan            dari      hal kecil agar menjadi kebiasaan dan budaya positif dalam lingkungan tersebut.

8. Pengaruh Pengambilan Keputusan Yang Kita Ambil Ini Dengan Pengajaran Yang                            Memerdekakan Murid-murid Kita

Proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru, selalu berpihak pada murid. Konsep merdeka belajar berarti memberi keleluasaan pada murid untuk menggali kemampuan dirinya dalam proses pembelajaran. Karena itu, pengambilan keputusan yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran hendaknya dapat “menuntun” dan memberikan ruang bagi murid dalam proses pengajaran untuk merdeka mengemukakan pendapat dan mengekspresikan ilmu -ilmu baru yang didapatnya. Dengan demikian murid-murid dapat belajar mengambil keputusan yang sesuai dengan pilihannya sendiri tanpa paksaan maupun tekanan dari orang lain.

9. Keputusan Seorang Pemimpin Pembelajaran Yang Dapat Mempengaruhi Kehidupan atau            Masa Depan Murid – muridnya 

Guru sebagai seorang pemimpin pembelajaran harus memahami paradigma, prinsip dan langkah – langkah pengambilan keputusan,  yang  berpihak pada murid. Pengambilan keputusan yang tepat tentunya akan berdampak pada perubahan murid, baik dari sikap, perilaku, maupun masa depannya.

Sebagai guru, kita tidak pernah tahu akan menjadi apa murid-murid kita nantinya. Jika seorang guru saat ini mengambil keputusan salah, bisa jadi akan menghambat langkah murid mencapai cita-citanya. Sebaliknya, jika pengambilan keputusan tepat maka hasil yang diperoleh adalah menjadikan murid menjadi lebih baik, dapat menemukan potensi dirinya yang tersembunyi.

Oleh sebab itu penting kiranya jika guru mengubah mindset, bahwa proses pembelajaran sejatinya pengambilan keputusan yang berpihak pada murid.

Ketika kita mengambil sebuah keputusan yang berpihak pada murid maka kebutuhan-kebutuhan murid akan terpenuhi. Murid akan berkembang sesuai kodratnya. Segala potensinya akan tergali, murid akan menjadi pribadi yang berkarakter kuat dan cerdas saat dewasa kelak.

10. Kesimpulan Akhir Yang Dapat Anda Tarik Dari Pembelajaran Modul Materi Ini dan                      Keterkaitannya Dengan Modul-modul Sebelumnya

Jika mengacu pada Filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara, Guru adalah “penuntun “segala kekuatan kodrat (kodrat alam & kodrat zaman) pada murid agar sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya. Sebagai seorang pemimpin pembelajaran, guru hendaknya mampu menggabungkan strategi pengajaran dan pembelajaran  dengan kearifan lokal dan filosofi Pratap Triloka dari Ki Hajar Dewantara (1889-1959) yaitu “ Ing ngarsa sung tuladha, Ing madya mangun karsa, Tutwuri handayani.” Disini ada perubahan paradigma di mana guru tidak lagi bertindak sebagai sumber utama informasi dalam proses pembelajaran, tetapi lebih berperan sebagai fasilitator dan mitra belajar bagi murid, termasuk dalam hal pengambilan keputusan.

Dalam pengambilan keputusan sebagai pemimpin pembelajaran, tentunya nilai-nilai diri yang tertanam dalam diri guru akan sangat berpengaruh dalam pengambilan keputusan. Kerjasama yang baik antara guru dan murid serta pihak-pihak yang terkait dalam proses tumbuh kembang murid sangat penting dalam proses pengambilan keputusan. Hal ini akan menjamin kepastian bahwa keputusan yang diambil dapat mengakomodasi kepentingan dari semua pihak yang terlibat.

Sebagai seorang guru seringkali dihadapkan pada 2 situasi yaitu situasi dilema etika dan situasi bujukan moral. Perbedaan antara dilema etika dan bujukan moral adalah kalau dilema etika (benar melawan benar) yaitu situasi yang terjadi jika seseorang harus memilih diantara 2 pilihan, dimana 2 pilihan tersebut secara moral benar tetapi bertentangan, sedangkan bujukan moral (benar melawan salah) yaitu situasi yang terjadi jika seseorang harus membuat keputusan antara benar atau salah. Karena etika itu bersifat relatif dan bergantung pada kondisi dan situasi, serta tidak ada aturan baku yang berlaku, maka dalam konteks merdeka belajar, proses coaching akan sangat membantu guru. Melalui proses coaching model TIRTA, Guru dapat membimbing murid untuk memaksimalkan potensinya dalam memilih alternatif/opsi keputusan yang tepat bagi dirinya dan masa depannya .

Ketika guru dan murid menghadapi situasi dilema etika, maka akan ada nilai-nilai kebajikan mendasari yang bertentangan seperti cinta dan kasih sayang, kebenaran, keadilan, kebebasan, persatuan, toleransi, tanggung jawab dan penghargaan  akan hidup. Secara umum ada 4 paradigma yang terjadi pada situasi dilema etika yaitu : Individu lawan masyarakat (individual vs community), Rasa keadilan lawan rasa kasihan (justice vs mercy), Kebenaran lawan kesetiaan (truth vs loyalty), Jangka pendek lawan  jangka panjang (short term vs long term)

Ada 3 prinsip yang mendasari pemikiran seseorang dalam mengambil keputusan yang mengandung dilema etika, yang seringkali membantu  dalam menghadapi pilihan-pilihan yang penuh tantangan, yang harus dihadapi pada dunia saat ini (Kidder, 2009, hal 144), yaitu Berpikir Berbasis Hasil Akhir (Ends-Based Thinking), Berpikir Berbasis Peraturan (Rule-Based Thinking) dan Berpikir Berbasis Rasa Peduli (Care-Based Thinking).  

Untuk memastikan keputusan yang diambil itu benar dan tepat sasaran, maka perlu dilakukan 9 langkah pengambilan dan pengujian keputusan pada setiap kasus yang kita hadapi sebagai pemimpin pembelajaran, yaitu :

1) Mengidentifikasi nilai-nilai yang saling bertentangan dalam situasi tersebut

2) Menentukan siapa yang terlibat

3) Mengumpulkan fakta-fakta yang relevan dalam kasus tersebut

4) Melakukan Pengujian : Uji Legal, Uji Regulasi/Standar, Uji Intuisi, Uji  Halaman Depan Koran, Uji Panutan/Idola, 

5) Melakukan Pengujian Paradigma Benar Vs Salah

6) Menetapkan Prinsip Pengambilan Keputusan

7) Investigasi Opsi Trilema

8) Membuat Keputusan

9) Lihat kembali keputusan dan melakukan refleksi

Demikian yang bisa saya sampaikan tentang Koneksi Antar Materi Modul 3.1. Pengambilan Keputusan sebagai Pemimpin Pembelajaran, semoga bermanfaat.


AKSI NYATA BUDAYA POSITIF

 

LAPORAN HASIL AKSI NYATA

MODUL 1.4 BUDAYA POSITIF






 

A.   LATAR BELAKANG

           Pada dasarnya pengertian pendidikan (UU SISDIKNAS No.20 tahun 2003 ) adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.

Menurut Ki Hajar Dewantara (Bapak Pendidikan Nasional Indonesia) menjelaskan tentang pengertian pendidikan yaitu tuntutan di dalam hidup tumbuhnya anak-anak.  Hal ini dimaksudkan bahwa, pendidikan itu menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapatlah mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya.

Sehingga dapat pula di katakan bahwa Pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kegiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya di masa yang akan datang.

            Untuk mewujudkan hal tersebut, peserta didik memerlukan sekolah yang mampu menciptakan rasa nyaman, aman, memberi kemerdekaan dan keleluasaan peserta didik untuk hidup dan berkembang sesuai kodratnya. Sekolah sebagai tempat peserta didik menuntut ilmu, diharapkan dapat benar-benar mewujudkan impian dari Ki Hajar Dewantara tentang pendidikan. Tidak hanya itu saja, pembiasaan/budaya positif sangatlah diperlukan dan diterapkan oleh seluruh warga sekolah. Budaya positif harus terintegrasi dalam seluruh kegiatan yang ada di sekolah.

            Budaya positif di sekolah merupakan nilai-nilai, keyakinan dan asumsi dasar yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan nilai-nilai yang dianut dan diyakini di sekolah. Pengembangan budaya positif di sekolah diharapkan dapat mewujudkan peserta didik yang tidak hanya memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi juga terwujudnya profil pelajar Pancasila.

 

B.   DESKRIPSI AKSI NYATA

 1.    Tujuan

Berdasarkan latar belakang di atas, maka dalam Menyusun laporan aksi nyata mengenai budaya positif ini memiliki beberapa tujuan antara lain :

a.    Menerapkan budaya positif di sekolah melalui kesepakatan kelas

b. Menumbuhkan karakter pada peserta didik, seperti berakhlak mulia, mandiri, bertanggung jawab, disiplin, gotong royong dan saling menghargai

c.    Mewujudkan merdeka belajar melalui penerapan budaya positif

d.   Menumbuhkan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila pada peserta didik

2.   Tolak Ukur

     Tolak ukur budaya positif di sekolah yaitu :

a.    Peserta didik berkarakter, religious dan berakhlak mulia

b.   Peserta didik terlibat aktif, mandiri, kreatif, dan bertanggung jawab dalam belajar

c.    Peserta didik mempunyai sikap toleransi dan saling menghormati.

d.   Peserta didik peduli dengan lingkungan disekitarnya, menjaga kebersihan lingkungan.

e.  Perubahan perilaku budaya positif yang dilakukan murid dan seluruh warga sekolah

f.   Respon peserta didik dalam menghadapi permasalahan baik di sekolah maupun di lingkungan sekitarnya

3.   Linimasa Tindakan Yang Akan Dilakukan

a.    Sosialisasi kepada seluruh warga sekolah meliputi kepala sekolah, guru, peserta didik dan tenaga kependidikan terkait disiplin positif, kesepakatan kelas dan profil pelajar Pancasila

b.   Guru memfasilitasi peserta didik dalam membuat kesepakatan kelas.

c.    Menumbuhkan dan membiasakan peserta didik untuk terlibat aktif, mandiri, kreatif dan bertanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran.

d.   Menumbuhkan sikap kepedulian peserta didik terhadap lingkungan di sekitarnya 

4.   Dukungan Yang Dibutuhkan

Dukungan yang dibutuhkandalam aksi nyata dan pengimbasan budaya positif dalam program guru penggerak adalah :

a.    Kepala Sekolah, guru, dan tenaga kependidikan

b.   Orang tua di rumah dalam membiasakan budaya positif

c. Para pemangku kepentingan yang meliputi komite sekolah, pengawas, dinas pendidikan

C. HASIL AKSI NYATA

C.                          Adapun hasil aksi nyata dari kegiatan tersebut adalah :

         1.   Terwujudnya kesepakatan kelas antara guru dan peserta didik

2.   Menguatnya disiplin positif yang ditunjukkan dengan tertibnya kedatangan siswa ke sekolah, mentaati peraturan sekolah dan mematuhi protokol Kesehatan

3.   Menguatnya karakter positif pada diri peserta didik seperti gotong royong, mandiri, kreatif, dan saling menghargai.

4.   Menguatnya kepedulian peserta didik terhadap diri dan lingkungannya.

D.   PEMBELAJARAN YANG DIPEROLEH DARI PELAKSANAAN AKSI NYATA

          Pembelajaran yang didapat dari tindakan dari aksi nyata budaya positif                    adalah :

a. Sangat penting adanya  keyakinan/kesepakatan kelas karena dapat mendorong motivasi pada diri peserta didik.

b. Adanya layanan restitusi dalam upaya perwujudan kontrol pada posisi manajer sehingga penyelesaian masalah dapat teratasi dengan baik

c.   Saling kerjasama antara pemangku kepentingan dalam upaya mencapai visi dan misi sekolah melalui pelaksanaan budaya positif di sekolah

E.      RENCANA PERBAIKAN DI MASA MENDATANG 

1.  Calon Guru Penggerak senantiasa melakukan refleksi dan evaluasi program yang telah berjalan untuk perbaikan kearah yang lebih baik. Kolaborasi dengan rekan sejawat dan seluruh warga sekolah senantiasa terus digalakkan agar semua lebih konsisten dalam melaksanakan kesepakatan kelas sehingga tercipta budaya positif di sekolah.

2. Calon Guru Penggerak harus terus berinovasi dan berkreasi dalam melaksanakan pembelajaran yang menyenangkan dan berpihak pada murid.

 

1.   Kolaborasi, Mandiri, kreatif, berpikir kritis, dan bertanggung jawab dalam kegiatan pembelajaran

      


2.   Peduli dengan lingkungan, menjaga kebersihan di dalam kelas serta lingkungan sekolah

 


 




Foto Ular Terbesar di Dunia

Ular, hewan yang satu ini selalu menjadi pembahasan yang menarik, terutama jika ular itu bertubuh sangat besar/raksasa. Beberapa daerah memiliki legenda mengenai ular ular raksasa, dan di asia, ular raksasa biasanya dikaitkan dengan mitos ular naga. 


Postingan kali ini membahas Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia Yang paling populer, meskipun satu atau dua berita disini belum terkonfirmasi kebenarannya. Yang pasti, jika ingin membahas Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia maka kita tidak terlepas pada jenis Ular Boa, Ular Phyton dan Anaconda. 

Berikut ini Photo Ular Terbesar di Dunia:



Anaconda

http://www.didunia.net/
Photo Ular Terbesar di Dunia
Nama lain untuk anaconda adalah boa air, nama untuk seekor ular yang hampir selalu ditemukan di dekat air. Mereka hidup di Amazon dan cekungan Orinoco Amerika Selatan tropis, dan habitatnya membentang dari Andes, menuju timur ke Trinidad dan juga ke sisi Karibia Amerika Tengah.binatang ini bergerak di air jauh lebih mudah daripada di darat. Seperti buaya, anaconda memiliki lubang hidung tinggi pada moncongnya sehingga dapat berenang dengan kepala di atas air untuk bernapas. 

Matanya juga tinggi di atas kepalanya sehingga dapat mengamati mangsanya. Ular ini biasanya berdiam di di tepi perairan, menunggu mangsanya. Ketika rusa, burung, atau mangsa lain datang ke air untuk minum, anaconda cepat menyerang, menyeret korbannya ke dalam air untuk menenggelamkannya. Kemudian menelan seluruh tubuh mangsanya. Anaconda tidak berbisa. Sebuah makanan yang baik, dapat membuat anaconda bertahan selama beberapa minggu, di mana biasanya dia akan berada di dalam air, mencerna makanannya.

Gbr. Anaconda Hijau



Spesies hijau lebih besar dari spsies kuning tutul gelap dan spesies Bolivia. Kebanyakan memiliki bobot hingga beberapa ratus pound (100 kg) namun bisa mencapai bobot sebesar 550 lbs (250 kg) bahkan mungkin sampai 1000 lbs (454 kg). Mereka bisa mencapai panjang 36 ft (11 m) dan beberapa klaim jauh lebih besar. Betina umumnya lebih besar daripada laki-laki. 

Alasan mengapa belum dapat dijelaskan seberapa besar maksimal ukuran anaconda adalah karena anaconda yang lebih besar lagi mungkin ada dan tinggal jauh di hutan Amerika Selatan di mana tempat itu adalah tempat yang sangat sulit untuk mencari ular (bahkan untuk bintang film seperti Ice Cube dan Jennifer Lopez). Selain itu air keruh dan kamuflase alami yang baik membuat pengamatan jadi lebih sulit. 

Tapi seperti yang Anda lihat dengan di beberapa foto, ketika ular besar teramati oleh manusia atau kadang-kadang tertangkap, terutama jika mereka telah overeaten dan tidak bisa bergerak dengan sangat mudah, yang memberikan mereka lebih banyak alasan untuk tinggal jauh di dalam hutan.

Dibawah ini adalah fhoto-fhoto Anaconda hijau yang menyerang dua meter Caiman, di rawa-rawa hutan dimana kedua spesies hidup, dekat kota Los Llanos, Venezuela. Caiman yang adalah kerabat buaya dan aligator ini tidak curiga didekati dari bawah oleh ular anaconda raksasa, yang langsung melilitkan tubuh kuatnya itu disekitar reptil dan perlahan-lahan meremasnya sampai mati. 


Meremas mangsanya adalah metode yang disukai dari anaconda - kerabat dekat dari ular boa - untuk berburu, karena memiliki tidak memiliki bisa.Setelah menundukkan korbannya, ular ini kemudian menjalani proses panjang mengkonsumsi caiman besar. 

Dengan rahang elastik yang dimiliki memungkinkannya untuk membuka mulutnya hampir vertikal. Ular memiliki kemampuan untuk menelan hewan yang jauh lebih besar dari kepalanya, namun butuh waktu lama untuk menelan caiman tersebut.

Anaconda Raksasa di Sungai Abuna
http://www.didunia.net/
Diatas adalah foto anaconda yang disebarluaskan oleh surat kabar lokal A Provincia do ParĂ¡. Ular ini diduga panjangnya mencapai 45 kaki, dan ditemukan pada Abuna Rio (Negara bagian Acre, Brazil) Pada tahun 1906, dua puluh tahun sebelum penjelajah Kolonel Percy Fawcett Harrison menghilang tanpa jejak di Amazon, ia dikirim oleh Geographic Society Kerajaan untuk melakukan survei menyeluruh dari Abuna Rio dan Sungai Acre.

Fawcett bertemu dengan ular raksasa pada tahun 1907 saat dia menyusuri sepanjang Rio Negro dengan kru Indiannya. Fawcett melaporkan bahwa kepala segitiga besar muncul di haluan perahu, dan ketika ia menembak makhluk itu, ular itu meronta-ronta menimbulkan gelombang air di sekitar perahu. Dengan susah payah Fawcett meyakinkan krunya untuk mendekati tempat ular besar berbaring. 

Orang-orang Indian takut bahwa reptil terluka akan menyerang perahu atau pasangannya, seperti yang sering terjadi, akan datang untuk melakukan pembalasan. Fawcett kemudian melangkah ke tepi dan hati-hati mendekati ular. Menurut Fawcett, ular itu panjangnya 43 kaki yang keluar dari air dan 17 kaki yang berada di dalam air, jadi total sekitar 60 kaki.

Ular Raksasa Afrika
Foto di atas diambil pada tahun 1959 oleh pilot helikopter Belgia, Kolonel Van Remy Lierde, saat berpatroli di congo. Ia melihat Ular yang panjangnya sekitar 40 sampai 50 kaki, berwarna coklat tua / hijau dengan perut putih.ular memiliki rahang berbentuk segitiga dan kepala sekitar 3 x 2 ft. Para ahli telah menganalisis foto dan memverifikasi foto ini otentik. Mereka juga telah memverifikasi ukuran makhluk itu dengan mencocokkan fitur tanah tempat ular berada. Saat helikopter terbang rendah, ular tersebut bangkit 10 kaki dan tampak seolah-olah akan menyerang helikopter yang terbang.

Ular Raksasa Asia
Menurut legenda, Nabau merupakan ular mengerikan yang panjangnya lebih dari 100ft dan dengan kepala naga dan tujuh lubang hidung. Tapi sekarang warga setempat yang hidup di sepanjang sungai Baleh di Kalimantan percaya bahwa makhluk mitos itu telah kembali setelah foto yang memperlihatkan ular raksasa yang sedang berenang di sungai ini muncul.

Foto ini diambil oleh anggota tim pemantauan wilayah bencana banjir dengan helikopter, dan telah memicu perdebatan yang panjang tentang apakah foto ini asli atau hanya rekayasa. Bahkan Koran New Straits Times Kuala Lumpur telah meminta pembaca untuk membuat keputusan sendiri tentang foto ini.

Ular Phyton Guihua di Sumatera
http://www.didunia.net/
Dan ular phyton yang di tangkap di sumatera bagian barat, yang kemudian diberi nama Guihua ini diberitakan menjadi ular terbesar yang pernah tercatat oleh manusia. Ular ini memiliki panjang 14,86 meter dan berat 447 kilogram. Ular ini dikabarkan dapat menelan manusia hanya dalam waktu yang singkat.

Phyton Filipina
Ular raksasa sering menyerang orang dalam cerita fiksi ilmiah, namun serangan tersebut tidak hanya dalam fiksi. Setelah melakukan penelitian yang ekstensive dan lama di hutan hujan filipina dengan suku Agta, Thomas Headland telah menemukan bahwa seperempat dari populasi suku agta pernah diserang oleh ular python besar yang banyak terdapat disana.

Ular Boa China
Sebuah foto yang dimaksudkan untuk menunjukkan seekor ular dengan panjang 55ft yang ditemukan di sebuah hutan di Cina telah menggemparkan internet pada waktu itu. Foto ini pada awalnya diposting di thread situs People’s Daily, koran resmi Partai Komunis Cina. 

Postingan berita itu mengklaim ular itu salah satu dari dua Boa besar ditemukan oleh pekerja yang membabat hutan untuk membangun jalan baru di luar kota Guping, provinsi Jiangxi. Mereka rupanya membangunkan tidur ular ular tersebut selama upaya melibas gundukan besar..

Pada penggalian ketiga, operator menemukan ada darah di antara tanah, dan dengan menggali lebih lanjut, ular yang sekarat muncul. Pada saat yang sama, seekor ular boa raksasa lain berwarna emas muncul dengan mulut terbuka lebar. Sopir lumpuh ketakutan, sementara pekerja lain melarikan diri. pada saat para pekerja kembali, boa yang terluka telah tewas, sedangkan ular boa lainnya telah menghilang. Operator buldoser begitu lemahnya sampai ia bahkan tidak bisa berdiri. 

Posting tersebut mengklaim bahwa driver penggali begitu trauma hingga ia mengalami serangan jantung dalam perjalanan ke rumah sakit dan kemudian meninggal. Ular boa yang mati panjangnya mencapai 55ft (16.7M), dan berat 300kg serta diperkirakan berusia 140 tahun. Namun, pejabat pemerintah lokal di Guiping mengatakan cerita dan foto ini hampir pasti hoax karena boa raksasa bukan hewan asli daerah itu.

Ular Phyton Australia
Foto diatas adalah foto asli dan bukan rekayasa dari seekor ular Phyton olive yang berusaha mengangkat bangkai wallaroo (kerabat kangguru namun lebih kecil, dan lebih besar dari wallaby). Foto ini diambil di kawasan Kimberley Australia Barat. perhatikan betapa panjang tubuh ular ini sehingga tidak termuat seluruhnya pada frame. Ular ini bisa begitu besar diperkirakan karena berkamuflase dengan baik, dengan tebing tebing lingkungannya.


Misteri Ular Yacumama
http://www.didunia.net/
Sebenarnya masih ada satu lagi yang paling raksasa diantara ular ular diatas, yaitu yang diberitakan di hutan Amazon bagian Peru, namun sayangnya tidak ada satu orangpun yg pernah memfoto anaconda raksasa yang penduduk lokal menyebutnya dengan sebutan Yacumama (Ibu Air) yang dikatakan dapat membuat tanah bergetar ketika dia bergerak. yang ada hanyalah foto foto bekas bekas yang di klaim sebagai bekas pergerakan ular raksasa tersebut.

Nah, itulah Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia semoga menambah wawasan anda tentang artikel Fhoto Ular Paling Besar Di Dunia

Danau Paling Mematikan Dan Berbahaya di Dunia

Jangan coba-coba mengunjungi, atau bahkan berenang di danau ini. Pasalnya, danau-danau berikut ini merupakan danau yang memiliki kandungan berbahaya yang dapat mematikan! Simak ulasannya berikut ini


Danau Karachay, Rusia
http://www.didunia.net/

Berwisata di tepi danau indah di tengah Rusia dengan harga murah, siapa yang tidak mau? Tapi konsekuensinya, selepas berwisata kemungkinan besar Anda akan terserang penyakit yang cukup parah.

Jika Anda mencari wisata danau yang murah, sebuah vila di tepi Danau Karachay, Rusia, adalah pilihan tepat. Namun hati-hati, karena area sekitar danau ini mengandung radiasi tinggi. Pada 1990, berdiri di tepi danau ini selama satu jam saja dapat membunuh Anda.

Danau ini berada di sebelah barat daya Rusia, dekat perbatasan Kazakhstan. Danau ini berada di lokasi Mayak Production Association, salah satu pabrik nuklir terbesar di Rusia.

Mayak adalah salah satu pabrik nuklir paling penting di Rusia, dan awalnya area ini dilarang dimasuki orang asing selama 45 tahun. Namun pada 1992, area ini dibuka untuk umum dan para ilmuwan yang menelitinya mengatakan bahwa ini adalah area paling tercemar di Bumi.

selama 45 tahun tertutup oleh umum, para teknisi nuklir di Mayak membuang kebocoran nuklir dan limbah radioaktifnya ke sungai dan danau di sektiar situ. Limbah-limbah ini tak dapat larut dalam air, dan bertahan di sana selama puluhan tahun.

Kini, Danau Karachay mulai mengering dan memperlihatkan ampas radioaktif di dasarnya. Tingkat bahayanya masih belum diketahui, meski diyakini masih belum cukup aman untuk wisatawan berlama-lama di sini. Sayang sekali, padahal pemandangan sekitar danau ini sangat indah dengan pegunungan-pegunungan yang tertutup salju.


Danau Rakshastal, Tibet
Danau Rakshastal adalah sebuah danau air asin yang berada di Tibet. Letaknya dekat dengan Danau Manasaroval, salah satu danau yang juga populer di negara tersebut. Danau ini diyakini mengandung racun yang mematikan.

Dari namanya saja, danau ini berarti "danau para iblis". Menurut legenda setempat, danau ini diyakini dihuni oleh iblis berkepala sepuluh dalam mitologi Hindu, Ravana. Di dalam danau ini tidak hidup tanaman air ataupun ikan, membuatnya semakin diyakini beracun.

Danau Manasarovar yang berada di sebelah danau ini terlihat sangat kontras dengan Danau Rakshastal. Danau Manasarovar berair sangat jernih dan cantik.

Kedua danau yang berdampingan ini adalah salah satu tempat wisata terkenal di China dan Tibet. Area sekitarnya dikelilingi padang rumput, jalanan bebatuan putih serta perbukitan.


Boiling Lake, Dominika
Danau Boiling Lake, terletak di Taman Nasional Morne Trois Pitons, Dominika. Danau ini diisi dengan gelembung air biru keabu-abuan yang biasanya diselimuti awan uap, membuatnya terlihat seperti danau mendidih.

Suhu danau ini berkisar 82-91,5 derajat celcius di sepanjang tepinya. Diperkirakan suhu tengah danau mencapai 100 derajat celcius atau titik didih. Kedalaman danau diprediksi mencapai 59 meter. Sangat berbahaya untuk menyelam danau ini, karena Anda bisa mati terebus.

Tidak ada jalan langsung menuju ke danau. Danau ini berjarak sekitar 13 kilometer kenaikan ke danau dari jalan terdekat, melewati mata air belerang, di atas gunung dan melalui ngarai sepanjang jalan.

Danau ini adalah mata air panas terbesar kedua di dunia. Yang terbesar adalah Danau Wajan, terletak di Lembah Waimangu dekat Rotorua, Selandia Baru.


Danau Kivu, Rwanda
Danau Kivu terletak di perbatasan antara Republik Demokratik Kongo dengan Rwanda, di Afrika Tengah. Danau Kivu bermuara ke Sungai Ruzizi, yang ke selatan mengalir ke Danau Tanganyika.

Danau ini memiliki luas 2700 kilometer persegi dan berada di ketinggian 11.460 meter diatas permukaan laut. Kedalamannya sendiri mencapai 480 meter, menjadikannya danau terdalam ke-18 di dunia.

Danau Kivu sebenarnya adalah kumpulan dari danau-danau air tawar kecil. Beberapa diantara danau kecil ini adalah danau yang dapat meledak, karena fenomena geologi. Permukaan danau ini juga mematikan, karena ada kandungan gas berbahaya, yaitu karbon dioksida yang diproduksi oleh bakteri yang ada di dasar danau.

Bila aktivitas volkano bereaksi dengan gas-gas berbahaya yang ada di danau ini, bisa terjadi sebuah bencana ledakan yang dapat membahayakan orang yang berada di sekitar danau. Di sekitar danau ini sendiri hidup setidaknya dua juta penduduk.


Danau Nyos, Kamerun
http://www.didunia.net/
Danau Nyos adalah sebuah danau kawah gunung api di Kamerun, Afrika Barat. Danau ini merupakan danau dalam yang berada di dekat gunung api yang telah tidak aktif, meski begitu bukan berarti danau ini tidak menyimpan bahaya yang tersembunyi.

Di dalam Danau Nyos terdapat kantung magma, yang melepaskan gas karbondioksida berbahaya ke air, mengubahnya menjadi karbon asam. Danau ini jadi mudah meledak karena adanya zat tersebut.

Pada 1986, Danau Nyos melepaskan awan raksasa karbondioksida, yang mengakibatkan sufokasi (kekurangan oksigen) sampai 1.800 orang tewas di desa sekitarnya. Meski danau ini berbahaya, area di sekitarnya kini tetap dihuni banyak penduduk. Alasan mereka kembali ke dekat danau karena tanahnya yang sangat subur, akibat berada dekat bekas gunung berapi.


Danau Horseshoe, California
Danau Horseshoe berada di dalam Taman Nasional Lassen Volcanic, California, Amerika Serikat. Danau ini berada di ketinggian 1.996 meter. Meski nampak indah, Danau Horseshoe diam-diam berbahaya.

Sama seperti Danau Nyos di Kamerun, air di permukaan danau mengandung zat karbondioksida yang cukup tinggi. Tak percaya? Coba saja gali sebuah lubang di dekat danau dan hidupkan obor dalam lubang tersebut. Obor api niscaya akan langsung mati seketika.

Pemandangan danau ini memang cantik, namun tepat di tepian danau, pohon-pohon tumbuh kering dan kerontang. Pohon-pohon ini nyaris mati karena terlalu banyak menghisap zat karbondioksida.

Pada 2006, Danau Horseshoe merenggut nyawa. Tiga orang wisatawan yang tengah kemping di sebuah goa tak jauh dari danau ini mati keracunan karbondioksida.


Danau Yellowstone, Amerika Serikat
Danau satu ini mematikan bagaikan bom waktu. Saat ini masih bisa dinikmati wisatawan, namun bila nanti tiba waktunya, bisa membuat bencana besar.

Danau Yellowstone terletak di Taman Nasional Yellowstone, taman nasional tertua di Amerika Serikat. Taman nasional ini sendiri terkenal akan geyser dan sumber air panasnya, serta menjadi tempat banyak wisatawan mancanegara datang untuk menyaksikan kehidupan margasatwa dan keindahan alamnya.

Pada 1979, Taman Nasional Yellowstone diterima sebagai salah satu Situs Warisan Dunia UNESCO. Namun, keindahan Danau Yellowstone yang berada di taman nasional ini ternyata berbahaya. Danau ini berada di area vulkanis aktif, dan di dasar danau ini para ilmuwan menemukan kubah api yang aktif.

Kubah ini pernah meledak ribuan tahun lalu, namun karena belum banyak penduduk, maka belum terasa dampak buruknya. Kabarnya, kubah dalam danau ini sangat sensitif. Gempa sedikit saja dapat memicunya untuk meledak dan mencelakakan orang-orang sekitar danau.


Danau Mono, California
http://www.didunia.net/
Danau Mono adalah sebuah danau garam di California, yang terbentuk ratusan ribu tahun lalu. Dulunya, danau ini adalah sehat dan aman. Hingga pada 1941-1990, Kota Los Angeles mengambil banyak air dari danau ini untuk memenuhi kebutuhan kotanya. Hasilnya, kandungan air danau menurun sedangkan kandungan garamnya meningkat.

Kandungan garam ini tercampur zat karbonat, klorida, dan sulfat, yang menjadikannya beracun. Kini, tak ada lagi ikan-ikan yang hidup di danau ini. Yang ada hanyalah udang kecil dan lalat garam. Bila ke danau ini, Anda akan melihat begitu banyak burung berterbangan, memakan udang-udang kecil yang ada di Danau Mono.

Meski ada udang dan air danau ini dangkal, jangan coba-coba masuk. Kandungan garamnya sangat beracun, dan menurut para ahli, butuh waktu sekira 20 tahun atau bahkan lebih untuk membuat danau ini kembali sehat dan normal.

Statistik